Bagaimana Cara Melakukan Warm Up IP SMTP Server

Ketika baru saja melakukan email activities effort dengan server atau IP baru, melakukan massive email tidak dianjurkan. Hal ini dikarenakan hasilnya tidak akan maksimal. Penggunaan SMTP memang sebagai protokol untuk membantu pengiriman email. Namun, di dalamnya terdapat banyak hal yang harus dilakukan sebelum menggunakannya, yaitu warm up IP SMTP Server.

Namun, perlukan warm up IP SMTP Server? Apa yang terjadi jika warm up IP SMTP Server tidak dilakukan? Namun, sebelum itu kenali apa itu warm up IP?

Warm Up IP SMTP Server
Seperti namanya, warming up atau warm up adalah suatu upaya untuk pemanasan. Pemanasan seperti apa yang dilakukan?

Jadi, pemanasan yang dilakukan dalam warm up IP SMTP Server ini adalah mencoba mengirimkan dalam jumlah sedikit terlebih dahulu. IP yang baru digunakan tentu saja belum memiliki reputasi yang baik atau buruk di Internet Service Provider (ISP). ISP tidak mengenali IP ini, oleh karena itu dilakukan warm up.

Ketika ISP menemukan sebuah email dari IP baru, maka ISP akan berusaha untuk mengevaluasi traffic yang datang dari IP tersebut. Kuantitas email yang tinggi atau massive email akan menimbulkan alert yang akan memicu penilaian dari ISP. ISP akan menilai apakah itu terkirim dari IP yang terpercaya atau tidak.

Hal yang akan terjadi ketika tidak melakukan warm up adalah email yang Anda kirimkan tidak akan pernah sampai kepada inbox penerimanya. Ini dikarenakan ISP membaca massive email yang dikirimkan datang dari IP yang tidak pernah digunakan atau not trusted. Inilah hal yang paling tidak diinginkan, terutama jika melakukan email marketing.

Lalu, bagaimana cara melakukan warm up IP SMTP Server untuk menghindari email activities atau email marketing jadi sia-sia?

Bagaimana Cara Melakukannya?
Ketika Anda sudah mengetahui bahwa IP yang baru harus dilakukan warm up terlebih dahulu, hal yang harus Anda ketahui selanjutnya adalah cara melakukan warm up IP SMTP Server. Bagaimana caranya?

Send 1000 Email Per Day
Ini merupakan hal yang biasa, namun dalam melakukannya dibutuhkan kesabaran untuk mencapai pengiriman 1000 email per hari. Hal ini bisa dimulai dengan mengirimkan 20 email pada hari pertama.

Tambahkan pengiriman pada hari-hari selanjutnya hingga di angka 1000 per harinya. Dengan penambahan per harinya 50-200 email hingga pengiriman mencapai 1000. Ini bisa dilakukan dalam 7-10 hari.

Send 10K Email Per Day
Ini merupakan skema yang sama dengan poin pertama. Namun, pengirimannya mencapai 10K dalam 14 hari. Tips yang paling tepat dalam warm up email adalah mencapai 10K, 30K, dan 50K email yang dikirimkan.

High Sending Score
Setelah melakukan cara-cara diatas, inilah cara selanjutnya. Perhatikan beberapa metrik, terutama sending score. Jangan pernah melakukan massive email jika feedback dari high sending score tidak besar.

Bounce Rate
Monitor bounce rate pada warming up IP SMTP Server. Usahakan dari email yang dikirimkan dalam warming up, bounce ratenya tidak lebih dari 2%.

Inilah yang menjadi cara dan beberapa hal yang harus dilakukan dalam cara melakukan warm up IP SMTP Server yang bisa Anda coba. Dengan melakukan warm up, jangan ragu lagi kalau email akan masuk ke spam penerima. Email yang dikirimkan akan langsung terkirim direct ke inbox jika IP Reputation Anda sudah trusted menurut ISP.

Baca Juga

Dapatkan tips dan trik menarik seputar IP SMTP Server di blog.mtarget.co atau ingin memulai campaign email marketing dengan MTARGET? Daftarkan diri Anda di sini. Selain itu, subscribe juga newsletter MTARGET di sini dan jangan lupa bergabung di channel Telegram MTARGET untuk updates dan informasi lainnya.
(N.A)