Inilah 15 SMTP Command Line yang Harus Anda Ketahui!

SMTP protocol atau yang dalam kepanjangannya disebut Simple Mail Transfer Protocol merupakan fitur wajib bagi email marketer profesional. Perannya berguna untuk menjamin email deliverability Anda. Protokol ini bisa Anda jalankan menggunakan perintah-perintah masukan yang disebut SMTP command line.

Di bawah ini kami telah mendata beberapa jenis SMTP command line yang paling esensial untuk pengiriman email Anda.

1. HELO/EHLO

Ini merupakan command line yang digunakan untuk menginisiasi konversasi SMTP session. Saat klien menghubungi mail server dan memperkenalkan dirinya, HELO command berperan sebagai penjelas nama domain atau IP address SMTP client.
Sementara itu, EHLO yang tidak lain adalah anagram dari HELO digunakan sebagai alternatif. Fungsinya sama, namun hanya bisa digunakan untuk server yang mendukung SMTP service extensions (ESMTP).
Contoh:

HELO client.net

atau

EHLO client.net

2. MAIL FROM

SMTP command line yang satu ini digunakan untuk memulai proses pengiriman pesan. MAIL FROM command menyertakan sender mailbox (reverse-path) untuk beberapa jenis reporting message. Misalnya pemberitahuan tidak terkirim, kemungkinan batal kirim, dan opsi-opsi status lainnya.
Contoh:

MAIL FROM "send@client.net"

3. RCPT TO

Command ini digunakan untuk menentukan penerima pesan. Bagian ini berisi email address penerima yang ditentukan oleh pengirim email, di mana perintah RCPT TO dapat dikeluarkan beberapa kali untuk setiap penerima. Pada praktiknya, perintah ini menyasar langsung ke mailbox tujuan (forward-path).
Contoh:

RCPT TO "user@recipient.net"

4. DATA

DATA merupakan perintah yang digunakan oleh klien untuk meminta izin kepada server untuk pengiriman data email. Pada perintah ini, server akan mengirim respons berbentuk kode angka.
Response code yang paling umum adalah 354 yang berarti izin diberikan untuk mengirim konten email dalam baris. Itu meliputi detail pesan seperti tanggal dan waktu pengiriman, subject line, preheader, isi, dan lampiran.
Contoh:

DATA
354
Date: Tue, 19 July 2022 17:56:07
From: send@client.net
Subject: Jenis-Jenis SMTP Command Line
To: user@recipient.net
Body email
Attachment file

5. VRFY

SMTP command line yang satu ini biasa digunakan untuk memverifikasi mailbox dalam argument. Apakah itu ada dalam local host atau tidak. Dengan VRFY command, Anda bisa memeriksa nama lengkap pengguna dari daftar email di mailbox.
Contoh:

VRFY user<br>250 Lalita Vistara user@client.net (server response)

6. HELP

Sesuai namanya, HELP berarti perintah bantuan yang digunakan untuk menampilkan daftar perintah-perintah lain yang ada pada server. Jadi, jika Anda tidak dapat mengingat SMTP command line yang sedang Anda butuhkan, masukkan saja perintah ini.

7. NOOP

Perintah NOOP bekerja layaknya PING. Fungsinya hanya untuk memeriksa apakah server dapat merespons atau tidak.

8. EXPN

Perintah EXPN kerap disandingkan dengan VRFY. Fungsinya untuk memverifikasi apakah mailing list dalam argumen ada pada local host. Jika Anda menerima respons positif, artinya menunjukkan keanggotaan penerima.
Contoh:

EXPN mail-list<br>250-user0@client.net (server response)<br>250-user1@client.net (server response)<br>250-user2@client.net (server response)

9. QUIT

Anda bisa memasukkan perintah QUIT untuk mengirim permintaan penghentian SMTP session. Responsnya berupa kombinasi angka 221 yang harus Anda balas dengan "221 OK" sebelum menutup saluran transmisi.

10. RSET

SMTP command line ini berfungsi untuk mengembalikan status koneksi ke kondisi awal. Jika Anda memasukkan RSET dalam terminal, semua buffer dan tabel status akan terhapus. Kemudian Anda akan menerima respons positif 250 sebagai tanda dibukanya SMTP connection untuk transaksi baru.

11. ATRN

SMTP command line ATRN menggantikan perintah TURN yang sudah tidak lagi digunakan. Fungsinya untuk membalikkan koneksi antara local dan external SMTP server. Perintah ini dinilai lebih baik dibanding TURN karena memiliki autentikas dan dynamic IP address di dalamnya.
Contoh:

ATRN client.net,client.com<br>250 OK now reversing the connection (server response)

12. ETRN

Memiliki nama yang mirip dengan perintah sebelumnya, ETRN difungsikan untuk meminta proses antrean SMTP dari host server tertentu.
Contoh:

ETRN client.com<br>250 OK, queuing for client.com started (server response)

13. AUTH

AUTH command dapat Anda gunakan untuk autentikasi klien ke server. Sebuah sesi akan dinilai lolos autentikasi jika memberi respons positif.

💡
Catatan: Anda bisa memilih satu di antara tiga metode login, yaitu PLAIN, LOGIN, dan CRAM-MD5

14. STARTTLS

Perintah STARTTLS digunakan untuk mengatur ulang protokol SMTP ke keadaan semula. Mirip dengan RSET, SMTP command line yang satu ini akan mengembalikan status koneksi Anda ke keadaan bersih. Setelah itu, jika respons yang didapat positif (220), Anda diharuskan mengirim perintah HELO atau EHLO untuk memulai sesi baru. Namun, jika yang masuk adalah respons negatif (454), klien harus memutuskan sendiri ingin melanjutkan sesi atau tidak.

15. BDAT

BDAT command digunakan untuk mengirim konten email. Ini merupakan pilihan yang lebih baik dibanding DATA command. SMTP command line ini memiliki dua argumen yang mendefinisikan panjang potongan data dalam oktet dan keseluruhan.
Contoh:

BDAT 74 LAST<br>To: user@recipient.net<br>From: send@client.net<br>Subject: SMTP Command Lines<br>250 Message OK, 74 octets received (server response)
Baca Juga

Itu dia beberapa SMTP command line yang harus Anda ketahui. Kunjungi blog kami untuk mendapat lebih banyak informasi menarik seputar SMTP. Jika Anda tertarik menggunakan SMTP relay service kami, silakan request demo di sini.

(A.D) edited by (V.V)