Inspirasi Simple Landing Page Berkonversi Tinggi untuk Optimasi Campaign Anda

Membuat website untuk menghadirkan digital presence bukanlah satu-satunya cara untuk Anda melakukan sebuah campaign digital. Landing page juga sering digunakan ketika seorang marketer menjalankan marketing campaigns. Tujuannya untuk membantu peningkatan konversi. Baik itu konversi di tingkat pembelian, pendaftaran, subscribe, dan lain sebagainya. Namun, landing page seperti apa yang dapat mendatangkan konversi tinggi?

Landing Page yang Simple

Landing page merupakan single page yang kerap digunakan untuk satu tujuan spesifik. Maka, dibanding website, halaman ini seharusnya memiliki desain yang lebih sederhana. Bukan hanya dari segi visual, namun juga elemen-elemen yang ditambahkan ke dalamnya.

Landing page yang simple dapat membuat audiens lebih fokus pada informasi yang ingin Anda sampaikan. Dengan begitu, kemungkinan mereka melakukan tindakan sesuai yang Anda harapkan pun meningkat. Jadi, bisa dikatakan bahwa desain halaman yang sederhana dapat mendatangkan conversion rate yang tinggi jika dibuat dengan tepat.

Inspirasi Desain Landing Page untuk Campaign Anda

Bagaimana cara membuat great landing page yang berkonversi tinggi? Untuk menjawab kebingungan Anda, kami akan langsung menjelaskan dengan contoh-contoh templates kami di bawah ini.

1. Subscribe Newsletter Page

Ini adalah contoh landing page yang bertujuan untuk mengundang audiens atau potential customers agar subscribe newsletter Anda.

Dapat Anda lihat pada gambar di atas, sebuah halaman yang hanya terdiri dari headline, subheadline, simple form, dan gambar pendukung. Buat headline yang catchy dengan pemilihan diksi dan font yang tepat. Kemudian sisipkan tombol calls-to-action (CTA) yang jelas disertai form field sederhana berisi nama dan email address.

Tak lupa, pilihan warna tema dan visual yang relevan dengan mempertahankan kesederhanaannya. Dengan begitu, audiens akan langsung tahu apa yang harus mereka lakukan.

2. Popup Newsletter Page

Anda dapat membuat landing page berbentuk popup. Halaman ini dapat Anda munculkan saat seseorang mengunjungi web page Anda.

Sebagai kuncinya, buatlah headline yang informatif agar pengunjung tahu mengapa halaman ini tiba-tiba muncul. Lalu, untuk tetap mempertahankannya sebagai landing page yang simple, pilihlah desain visual serta model form yang minimalis. Popup page semacam ini, jika dibuat dengan benar dapat menjadi sumber lead capture atau lead generating yang sukses.

3. Online Store Page

Landing page dengan design yang simple dapat Anda terapkan untuk menampilkan halaman utama online store Anda. Untuk membuatnya, di bagian headline, masukkan nama toko Anda. Kemudian di bawahnya, sisipkan menu menuju halaman lain. Lihat contoh di bawah ini sebagai referensi.

Pada halaman di atas, Anda bisa menampilkan produk-produk andalan toko Anda. Sebagai pendukungnya, tambahkan gambar-gambar produk atau visual lain yang relevan. Anda juga bisa menyertakan FAQ section di bagian paling bawah terkait tata cara belanja di toko Anda dan sebagainya.

4. Product Catalog Page

Pada landing page jenis ini, Anda bisa menampilkan semua produk Anda. Masukkan gambar produk dan tambahkan deskripsi di sampingnya. Jangan lupa untuk menamai setiap produk Anda. Penamaan ini pun sebaiknya tetap berpegang pada dasar-dasar yang sederhana.

5. Order Form Page

Jika Anda ingin menjual produk tertentu, langsung saja tampilkan informasinya dalam halaman Anda. Kemudian, tambahkan form sederhana untuk proses order seperti contoh di bawah ini.

6. Portfolio Page

Landing page ternyata bisa Anda gunakan sebagai platform penampil portofolio Anda. Misalnya, Anda seorang fotografer atau graphic designer yang ingin menampilkan hasil karya Anda. Anda bisa membuat satu halaman sederhana seperti contoh di bawah ini. Jadi, ketika ada orang yang ingin melihat portfolio Anda, orang lain tidak perlu membaca semua tulisan. Tampilkan hasil-hasil design dan foto yang menarik.

Tuliskan nama Anda dan beri penjelasan singkat mengenai diri Anda dan apa yang ingin Anda tampilkan pada halaman tersebut. Kemudian di bawahnya, Anda bisa langsung menambahkan gambar-gambar hasil karya Anda.

7. Profile Page

Jika Anda mengelola bisnis di banyak marketing channel, Anda bisa memanfaatkan landing page template untuk mengarahkan audiens Anda ke platform yang mereka inginkan. Gunakan kolom-kolom yang disisipi link seperti di bawah ini. Anda bisa menambahkan website, social media, blog, dan lain sebagainya.

8. Notification Page

Gambar di atas memperlihatkan contoh halaman pemberitahuan maintenance. Tujuannya untuk menginformasikan kepada pengunjung bahwa halaman sedang diperbaiki dan akan segera pulih. Untuk menguatkan, Anda bisa menambahkan timer yang mencolok di tengah halaman.

9. Feedback Page

Gambar di atas adalah contoh bagian feedback page berupa daftar pertanyaan pilihan ganda. Anda bisa membuat ini pada landing page Anda dan menjadikan hasilnya sebagai social proof bisnis Anda.

Membuat Landing Page Anda Sendiri

Setelah melihat inspirasi templates di atas, kini saatnya Anda membuat milik Anda sendiri. Caranya mudah saja, cukup daftarkan diri Anda di sini untuk mendapatkan akses ke no-code microsite builder kami. Atau hubungi kami untuk mendiskusikan paket langganan yang ingin Anda ambil.

Kami menyediakan No-Code Microsite Builder dengan salah satu fiturnya yang mendukung pembuatan landing page. Tersedia lebih banyak templates yang bisa Anda kustomisasi. Bahkan jika Anda ingin membuat rancangan original, kami memberi drag and drop tools untuk membantu pekerjaan Anda.

Baca Juga

Itu dia beberapa desain landing page yang simple dan mendatangkan konversi tinggi. Tidak perlu khawatir ketika Anda membuat landing page namun konversi tak kunjung naik, Anda bisa mempelajari hal-hal lainnya seputar landing page di blog kami. Atau Anda tertarik menggunakan layanan email marketing kami? Daftarkan diri Anda di sini!

(V.V)