Email Marketing Rules yang Wajib Anda Ketahui

Strategi email marketing menjadi salah satu upaya vital apabila Anda memiliki company atau brand dan ingin meningkatkan promosi untuk meningkatkan baik brand campaign maupun sales. Hal ini dikarenakan campaign email marketing adalah salah satu strategi yang paling efektif di antara strategi marketing lainnya.

Penggunaan campaign email marketing dapat dikatakan efektif karena email merupakan media atau alat komunikasi yang pada era digital ini begitu sering digunakan oleh seluruh pengguna internet, baik untuk urusan personal maupun profesional.

Maka dari itu, campaign email marketing menjadi salah satu strategi marketing yang menghasilkan peningkatan conversion rate dan sales tertinggi. Namun, sebelum menggunakan campaign email marketing sebagai strategi bagi company atau brand Anda, Anda perlu mengetahui apa saja email marketing rules yang harus Anda perhatikan.

Apa itu Email Marketing Rules?

Digital marketing yang telah marak digunakan sebagai strategi marketing mulanya dilakukan secara bebas tanpa ada batasan tertentu. Hal ini karena penggunaan internet yang secara bebas dapat diakses oleh siapa saja, sehingga campaign email marketing dapat beredar secara bebas.

Meski demikian, muncul beberapa keluhan tentang campaign email marketing spam yang mengganggu dan tidak diinginkan. Maka dari itu, dibuatlah email marketing rules sebagai peraturan umum yang berlaku khususnya bagi penyebaran email marketing.

Seperti Apa Email Marketing Rules?

Dasar dari email marketing rules adalah beberapa peraturan yang menjadi suatu acuan bagi peraturan dasar bagi penyebaran email marketing. Di antaranya adalah:

  1. Konsumen perlu memberi persetujuan yang sah untuk menerima campaign email marketing yang akan dikirimkan oleh company Anda.
  2. Melalui persetujuan tersebut, berarti konsumen Anda telah bersedia untuk dikirimkan campaign email marketing oleh company Anda. Persetujuan tersebut harus diberikan dengan tindakan jelas tanpa ada paksaan melalui kotak centang persetujuan yang ada pada formulir web.
  3. Company perlu mempersiapkan database setiap user, khususnya untuk mengetahui apakah pengiriman campaign email marketing tersebut disetujui atau tidak.
  4. Company perlu memastikan bahwa database email tersebut hanya dapat dihubungi sehubungan dengan campaign email marketing berupa layanan ataupun product knowledge yang telah mereka setujui.
  5. Buat campaign email marketing yang jelas agar maksud yang ingin disampaikan oleh company dapat diterima dengan baik.
  6. Email marketing tersebut perlu memudahkan user dalam proses pembatalan persetujuan semudah memberikan persetujuan.

Jadi itu adalah beberapa hal yang perlu Anda ketahui tentang email marketing rules.

Baca Juga

Dapatkan tips dan trik menarik seputar email marketing rules di blog.mtarget.co atau ingin memulai campaign email marketing dengan MTARGET? Daftarkan diri Anda di sini. Selain itu, subscribe juga newsletter MTARGET di sini dan jangan lupa bergabung di channel Telegram MTARGET untuk updates dan informasi lainnya.
(K.A)