Menciptakan Subjek Email yang Menarik? Ini Tipsnya!

Salah satu bagian terpenting dalam email sebelum konten adalah subjek email. Subjek pada email atau biasa dikenal juga dengan subject line merupakan first impression pembaca terhadap email yang kita kirimkan. Tidak percaya?

People do judge emails by their subject lines

Faktanya, 33% dari para penerima email memutuskan untuk membuka email atau tidak berdasarkan dari subject line. Oleh karena itulah, sangat penting untuk menciptakan suatu subject line yang mampu membuat orang-orang tertarik mengeklik email tersebut.

Ingat, para audiens tidak hanya menerima dari perusahaan Anda. Sehingga, Anda sebagai pebisnis dituntut untuk membuat subjek email yang terlihat standing out di antara email-email lainnya.

Apa Itu Subjek Email?

Subjek email atau subject line adalah judul sebuah email di mana pembaca dapat langsung mengetahui inti dari email sebelum membukanya.

Subjek email yang tepat akan menentukan kesan pertama yang baik kepada pembaca terhadap email yang dikirimkan. Kalau sebaliknya, email justru akan dianggap spam dan pesan Anda tidak akan pernah sampai ke audiens.

Penggunaan subjek email yang tepat ibarat magnet yang akan menarik audiens. Bahkan, sekaligus untuk meningkatkan open rate email, yaitu metrik yang menunjukkan bahwa email Anda dibaca.

Bukan hanya itu, subjek email yang menarik terbukti menjadi alasan bagi 47% audiens membuka email. Kalau sudah begitu, yang akan terjadi selanjutnya adalah:

Singkatnya, subjek email memiliki peranan penting bagi upaya promosi yang Anda lakukan sehingga harus digunakan dengan tepat.

Tips Ciptakan Subjek Email Menarik

Jika Anda bingung mengenai subjek email yang menarik dan mendapat banjir klik, contoh subjek email menarik dari brand ternama bisa Anda simak di bawah ini.

1. Singkat, Padat, dan Jelas

Email subjek yang terlalu panjang akan “terpotong” apabila dibaca melalui mobile devices. Seperti yang pernah kami sebutkan di sini, bahwa sebanyak 53% email dibuka pertama kali melalui mobile devices. Kami sarankan agar Anda membuat subject line kurang dari 60 karakter agar para pembaca dapat membaca subjek email secara keseluruhan.



Jika Anda kesulitan untuk menciptakan subject line yang singkat, coba perhatikan dan hapus kata-kata yang terlalu bertele-tele. Contoh, jika Anda mengirimkan email konfirmasi transaksi, email subjek seperti “Top Up ShopeePay Berhasil” atau untuk konfirmasi pesanan Anda bisa menggunakan subjek email seperti “Pesanan Anda Sedang Diproses”.

💡
Did you know? email yang mengandung kata “newsletter” pada subject lines akan mengalami penurunan pada open rates sebesar 18.7%

2. Gunakan Nama Pengirim

Email yang merupakan spam biasanya menggunakan nama pengirim yang tidak jelas. Maka, penting untuk mengirimkan email dengan nama pengirim yang jelas agar pelanggan tidak ragu untuk membuka email.

Subjek email marketing yang menarik biasanya dikemas dalam bahasa dan kalimat yang juga menarik. Penerima email Anda akan merasa lebih dekat apabila Anda mengirimkan email menggunakan nama pengirim, audiens akan mengetahui dengan siapa ia diberikan informasinya. Misalnya gunakan nama pengirim “Nadine dari MTARGET”.

3. Personalisasikan Subjek

Anda dapat menggunakan personalisasi seperti nama atau lokasi penerima email pada subject line karena akan memberikan kesan akrab. Hal tersebut akan memberikan nilai plus berupa click through rate yang meningkat. Hal tersebut sudah dibuktikan oleh the Science of email marketing, bahwa email yang mengandung firstname dari penerima pada subject line dapat menghasilkan click through rate yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan yang tidak.

Buat subject line seperti “Selamat Ulang Tahun, Nur! — Kejutan Untuk Kamu”. Tidak hanya mengirimkan email dengan subject line yang mengandung firstname, tapi juga tepat ketika penerima email sedang berulang tahun.

4. Menggambarkan Isi

Biasakan pada subjek email menggambarkan apa yang ingin Anda sampaikan di dalam email. Jika para pembaca tertarik membuka email dikarenakan subjek email, akan tetapi isi email tidak sesuai, tentu saja mereka akan merasa kesal. Kemudian, apa yang terjadi? Tentu saja open rate akan turun secara drastis dan unsubscribe rate Anda akan meningkat. Sebuah ide yang sangat menarik jika Anda menggunakan subject line yang berbunyi seperti, “Your New E-book is Coming” atau “Ini Hadiah Anda”. Hal itu mampu memberikan respons yang baik.

Dalam hal ini contohnya ketika pelanggan Anda ingin mengunduh e-book dari website, kemudian Anda mengarahkannya ke email untuk link download dari e-book, Anda bisa menggunakan subjek email “Ini E-Book Rahasia Sukses Digital untuk Aulia Annisa”.

5. Waktu yang Tepat

Mengirimkan email di waktu yang tepat dengan subjek email yang tepat dapat memberikan perbedaan yang besar pada open dan click through rate.

Contoh? Anda dapat mengirimkan email pada pukul 17.00 pada hari Jumat dan berisi “PERHATIAN! Kesempatan Terakhir untuk Dapat Diskon Keliling Dunia”. Tentu saja, waktu tersebut tepat bagi orang-orang untuk mencari tempat menghabiskan akhir pekan bersama keluarga maupun teman.

6. Buat Orang Merasa Spesial

Permainan psikologi merupakan sesuatu yang sangat kuat. Ketika seseorang telah merasa spesial, di dalam dirinya akan muncul rasa kepemilikan.

Hal-hal seperti itulah yang akan membuat seseorang loyal kepada perusahaan Anda. Berikut beberapa ide ungkapan yang dapat Anda gunakan seperti email marketing dari Samsung Indonesia seperti “Temukan kode spesialmu, Nur Aulia”. Atau Anda bisa gunakan alternatif lainnya seperti:

  • “Untuk para pelanggan kami tercinta”
  • “Sebuah penawaran spesial untuk Anda”
  • “Hadiah dari kami untuk Anda”

7. Ciptakan Kesan Mendesak

Salah satu cara efektif pada subject line style yang akan memancing para pelanggan untuk membaca email Anda adalah urgensi atau adanya suatu kepentingan yang mendesak. Subject line yang dibuat dengan adanya kesan urgensi dan eksklusif dapat memberikan open rate yang lebih tinggi.

Gunakan kata-kata seperti “khusus hari ini” atau “24-hour giveaway dapat mendorong pelanggan Anda untuk bertindak saat ini juga, tidak menundanya besok atau nanti. Memberikan kesan urgensi adalah salah satu prinsip psikologis yang dapat membantu orang untuk membuka dan mengklik email Anda.

Contohnya email marketing yang dikirimkan Kompas untuk akses aplikasinya dengan subjek email “HARI TERAKHIR! Cuma Rp100rb Langganan Setahun!”

8. Gunakan Bahasa yang Halus

Dikutip dari Hawksoft, subject line dilarang menggunakan capslock, karena akan menimbulkan kesan memaksa kepada pembaca. Untuk menghindari kesan tersebut, coba personalisasikan email Anda dan gunakan bahasa yang halus, mudah diingat dan menyenangkan.

Contohnya, Spotify mengirimkan email marketing promosi dengan subjek email “Hari-hari terakhir: 3 bulan Premium hanya Rp54.990”.

9. Tujukan untuk Target Spesifik

Rumus subjek email selanjutnya yaitu menyebut audiens dengan panggilan spesifik sesuai dengan buyer persona atau target market bisnis.

Katakanlah bisnis Anda berada di bidang e-commerce, subjek email Anda bisa menambahkan sebutan yang akrab dan menjadi target audiens Anda. Contohnya, Tokopedia ingin menyasar target perempuan untuk berbelanja hemat dengan subjek email “Temukan Inspirasinya di Sini!” “Harga Mulai 10 Ribu”

10. Berikan Pengumuman

Ada banyak alasan seseorang berlangganan newsletter dari Anda. Salah satunya, agar bisa selalu update dengan informasi dari brand Anda.

Itulah mengapa memberikan pengumuman seputar perkembangan bisnis dan produk Anda pantas menjadi subjek email. Jadi, pembaca tidak ketinggalan momen brand Anda, seperti potongan harga, seasonal event, voucher diskon, dan lain sebagainya.

Misalnya, ketika GoPlay hendak membuat event webinar yang dihadiri oleh guest star menarik. Karena tidak semua orang akan terus memantau sosial media GoPlay, maka email pengumuman di bawah membantu penyebaran informasi menjadi lebih cepat.

Bagaimana, mudah bukan? Membuat suatu subject line yang dapat memancing para pelanggan tidaklah sulit. Semua itu tergantung pada pemilihan kata atau copywriting yang Anda gunakan.

Jalankan Promo Menarik Anda dengan Email Marketing Kami

Untuk menunjang keberhasilan email marketing campaign, Anda perlu tools email marketing untuk memudahkan campaign yang Anda jalankan. Anda bisa menggunakan layanan email marketing kami. Layanan email marketing kami menawarkan fitur automated emailing dan personalisasi. Fitur ini dapat Anda gunakan untuk menjangkau pelanggan lebih luas dengan konten email yang lebih terstruktur.

Fitur lainnya yang bisa Anda dapatkan pada layanan email marketing kami yaitu, manajemen basis data, email labelling, A/B testing, email scheduler, dan in-depth analytics. Layanan email marketing kami sangat cocok digunakan bagi semua jenis dan skala bisnis.

Baca Juga

Apakah Anda menyukai artikel ini? Tertarik membuat email marketing campaign yang banjir klik? Daftarkan diri Anda disini. Baca juga artikel-artikel lain seputar email marketing di blog kami dan jangan lupa bergabung subscribe newsletter kami agar tidak ketinggalan informasi seputar digital marketing terkini.

(D.R) edited by (A.A)