Tingkatkan Keamanan Email dari Cyber Crime dengan 5 Cara Ini

Peningkatan penggunaan internet membawa banyak manfaat bagi penggunanya. Namun tak dapat dimungkiri, bahwasanya seiring bertambah canggihnya teknologi, kejahatan siber atau cyber crime juga turut meningkat.

Menurut Internet Crime Report milik FBI tahun 2022, terdapat 800.944 pengaduan cyber crime oleh masyarakat Amerika Serikat dengan potensi kerugian total yang meningkat menjadi $10,2 miliar pada tahun 2022 dari $6,9 miliar pada tahun 2021.  Di Indonesia sendiri, pada tahun 2022, cyber crime mencapai 100 juta kasus.

Salah satu jenis cyber crime yang kerap terjadi yaitu phising. Phishing adalah jenis cyber security attack di mana attacker menyamar sebagai orang lain melalui email atau metode komunikasi elektronik lainnya, termasuk jaringan sosial dan pesan teks Short Message Services (SMS), untuk mengungkap informasi sensitif.

Bukan hal yang tidak mungkin, terjadinya phising dapat terjadi kepada siapapun. Namun jangan khawatir, tingkatkan keamanan email Anda dengan mengikuti strategi berikut.

1. Buat kata sandi yang kuat

Menggunakan beberapa kata sandi yang kuat di beberapa perangkat adalah langkah yang mudah dalam meningkatkan keamanan email. Hal ini disebabkan akun email masih bersifat  rentan terhadap penggunaan kata sandi yang buruk. Sebanyak 66% penduduk Australia menyatakan bahwa mereka menggunakan kata sandi yang sama untuk beberapa akun.

Berikut beberapa praktik terbaik saat membuat kata sandi yang kuat:

  • Panjang password minimal harus 14 karakter
  • Berisi huruf kapital, huruf kecil, angka, & karakter khusus
  • Ini melibatkan campuran huruf dan kata acak
  • Kata sandi rumit yang unik untuk setiap akun

Jika Anda tidak dapat mengingat setiap kata sandi unik yang telah diatur untuk semua perangkat Anda, coba gunakan password manager yang akan memudahkan Anda untuk masuk ke akun email Anda.

2. Gunakan password manager

Password manager sangat direkomendasikan untuk meningkatkan keamanan email. Password manager memungkinkan Anda untuk menyimpan, membuat, dan memilih kata sandi yang kuat untuk berbagai aplikasi. Password manager terdapat di beberapa layanan online termasuk email, media sosial, dan lain sebagainya.

Selain itu, password manager dapat digunakan untuk membantu Anda menghasilkan kata sandi yang kuat secara acak untuk setiap aplikasi Anda. Saat mengakses password manager, Anda hanya perlu mengingat kata sandi utama untuk mengakses dan menggunakan alat keamanan email.

3. Multi-factor authentication

Mengaktifkan multi-factor authentication atau autentikasi multifaktor (MFA) akan melindungi akun email Anda dengan langkah masuk tambahan. Menerapkan MFA dapat memberi Anda keamanan akun ekstra yang secara efektif dapat melindungi Anda dari akses ilegal dari cyber criminals.

Multi-factor authentication dapat berupa kode unik atau magic link

Biasanya, MFA memerlukan kombinasi informasi dari pengguna saat masuk ke akun. Misalnya:

  1. Sesuatu yang Anda ketahui (seperti kata sandi atau kode PIN)
  2. Sesuatu yang Anda miliki (seperti kata sandi satu kali, token fisik, atau kartu pintar)
  3. Sesuatu tentang diri Anda (seperti sidik jari atau pemindaian wajah)

Memiliki dua atau lebih faktor autentikasi akan meningkatkan keamanan email Anda serta mempersulit cyber criminals untuk mendapatkan akses ke akun Anda, terutama jika mereka mengetahui kata sandinya. Untuk menggunakan MFA, Anda dapat melakukan hal berikut:

  • Unduh aplikasi autentikator (misalnya autentikator Outlook)
  • Aktifkan pemindaian biometrik atau sidik jari di perangkat seluler Anda
  • Pasang perangkat Anda menggunakan SMS, email, atau panggilan telepon

4. Sediakan secure email gateway

Menyediakan secure email gateway yang aman adalah solusi keamanan email yang direkomendasikan Jika Anda ingin menutup akses ancaman berbasis email seperti spam, virus, malware, atau serangan penolakan layanan sebelum mencapai server email Anda.

Email berbahaya yang tidak diinginkan ini dapat disaring, diabaikan, dihapus, atau dikembalikan lagi dengan pesan error. Saat memilih provider gateway email yang aman, Anda harus memperhatikan fitur dan kemampuan berikut:

  1. Kemampuan pemindaian: kemampuan untuk memindai email dan mengidentifikasi ancaman.
  2. Bertahan dari berbagai ancaman: melindungi dari serangan phishing, malware, atau lampiran email berbahaya.
  3. Identifikasi ancaman keamanan tingkat lanjut: Teknologi AI yang dapat berkembang dalam mengidentifikasi serangan canggih.
  4. Peluang penerapan: dapat diterapkan pada struktur jaringan organisasi apa pun.

5. Lakukan enkripsi pada pesan email

Ilustrasi enkripsi email untuk melindungi keamanan pesan yang dikirimkan

Solusi keamanan email selanjutnya yang berguna untuk melindungi informasi sensitif adalah mengenkripsi pesan email dengan mengaktifkan S/MIME (secure/multipurpose internet mail extensions) di Outlook atau Gmail.

Dengan mengintegrasikan S/MIME, pesan email Anda akan dilindungi dengan cara berikut:

  • Enkripsi: melindungi isi pesan email.
  • Tanda tangan digital: memverifikasi identitas pengirim pesan email.

Cara kerjanya adalah ketika pengguna mengirim email, pengirim mengenkripsi email menggunakan kunci publik sedangkan penerima mendekripsi email menggunakan kunci pribadi. Enkripsi S/MIME dan tanda tangan digital memastikan bahwa email diautentikasi, dan kontennya tidak dimanipulasi dengan cara apa pun.

Melalui enkripsi email, Anda dapat membangun integritas, menjunjung privasi, dan menjaga data sensitif saat mengirim email.

Baca Juga

Begitulah 5 langkah yang dapat Anda lakukan untuk melindungi keamanan email Anda dari cyber crime. Ingin mengetahui tips melindungi keamanan email? Kunjungi blog kami atau subscribe newsletter kami! Atau jika Anda ingin memulai email marketing campaign kami, silakan daftarkan diri Anda di sini!

(V.A)