Pentingnya Membuat Struktur URL SEO-Friendly

Saat kita mulai melakukan optimasi SEO On-Page, struktur URL atau permalink tentu menjadi salah satu poin penting yang wajib untuk kita perhatikan. Dengan URL yang SEO-friendly, maka konten Anda dapat tampil dengan performa yang lebih baik di mesin pencari dibandingkan jika menggunakan URL acak.

Namun, tidak sedikit pemilik website yang kadang melupakan hal ini. Padahal, membuat struktur permalink SEO-friendly ini cukup mudah dilakukan. Dalam satu kali setting, kita sudah bisa mendapatkan URL SEO-friendly yang siap bersaing di mesin pencari.

Apa Itu Struktur URL?

URL adalah singkatan dari Uniform Resource Locator yaitu serangkaian karakter yang berfungsi sebagai alamat dokumen atau resource yang terdapat di suatu halaman pada web browser. Biasanya, URL digunakan untuk mempermudah pengguna dalam mengingat halaman web yang mereka akses.

Untuk membuat artikel SEO-friendly, Anda juga perlu mengoptimalkan URL untuk SEO. Sebelum mempelajari cara membuat URL yang SEO-friendly, Anda perlu memperhatikan bagian dari URL berikut ini.

URL di atas terbagi menjadi 3 bagian yang terdiri dari protokol, domain, dan path file. Simak penjelasannya berikut ini:

  • Protokol: mendefinisikan protokol yang digunakan dalam komunikasi data di halaman web. Protokol standar yang mungkin digunakan adalah HTTP dan HTTPS.
  • Domain: Mewakili alamat utama website, yang terdiri dari nama domain utama dan ekstensi domain.
  • Path File: Menunjukkan lokasi spesifik dari file yang diakses oleh pengguna.

Manfaat Website SEO-Friendly Bagi Bisnis

Seperti yang telah dijabarkan di atas, setidaknya ada beberapa manfaat yang dapat Anda dapatkan dengan membuat website Anda SEO-friendly, di antaranya:

  • Meningkatkan visibilitas website Anda di mesin pencari, sehingga lebih mudah ditemukan oleh calon pelanggan potensial.
  • Meningkatkan traffic ke website Anda, karena lebih banyak orang yang dapat menemukan website Anda melalui mesin pencari.
  • Meningkatkan peluang untuk menarik calon pelanggan potensial, karena website yang mudah ditemukan di mesin pencari cenderung lebih dipercaya oleh pengunjung.
  • Meningkatkan konversi, karena website yang mudah digunakan dan memiliki konten yang berkualitas akan lebih mendorong pengunjung untuk melakukan tindakan seperti membeli produk atau menghubungi perusahaan Anda.
  • Meningkatkan brand awareness, karena website yang mudah ditemukan di mesin pencari akan lebih banyak dilihat oleh orang-orang, sehingga membantu meningkatkan brand awareness perusahaan Anda.

Cara Membuat URL yang SEO-Friendly

Untuk membuat URL yang SEO-friendly, Anda perlu mempertimbangkan beberapa faktor agar mudah dimengerti oleh pengguna dan search engines. Berikut adalah beberapa tips untuk membuat URL yang SEO-friendly dan contohnya.

1. Pertahankan URL yang sederhana dan deskriptif

URL sebaiknya singkat, padat, dan menggambarkan isi halaman dengan jelas. Hindari penggunaan karakter khusus, angka acak, atau string alfanumerik yang tidak relevan.

Contoh buruk: `www.contohwebsite.com/page?id=1234`

Contoh baik: `www.contohwebsite.com/nama-artikel-seo-friendly`

2. Gunakan kata kunci yang relevan

Sertakan kata kunci yang relevan untuk konten halaman Anda dalam URL. Ini membantu mesin pencari memahami konten halaman Anda dan meningkatkan peluang untuk peringkat yang lebih baik.

Contoh buruk: `www.contohwebsite.com/artikel/12345`

Contoh baik: `www.contohwebsite.com/panduan-seo-onpage`

3. Gunakan tanda hubung sebagai pengganti spasi

Jika URL mengandung lebih dari satu kata, gunakan tanda hubung untuk memisahkan kata-kata. Ini meningkatkan keterbacaan URL dan membantu mesin pencari mengenali kata-kata terpisah.

Contoh buruk: `www.contohwebsite.com/artikelpopuler`

Contoh baik: `www.contohwebsite.com/artikel-populer`

4. Hindari penggunaan parameter URL yang berlebihan

Parameter URL seperti "?id=123" atau "?category=xyz" bisa membingungkan mesin pencari. Gunakan URL bersih tanpa parameter jika memungkinkan.

Contoh buruk: `www.contohwebsite.com/produk?id=12345&kategori=abc`

Contoh baik: `www.contohwebsite.com/produk/nama-produk`

5. Pilih format lowercase

Gunakan huruf kecil dalam URL. Mesin pencari menganggap URL dengan huruf besar dan huruf kecil sebagai halaman yang berbeda, yang dapat menyebabkan duplikasi konten.

Contoh buruk: `www.contohwebsite.com/Artikel-SEO`

Contoh baik: `www.contohwebsite.com/artikel-seo`

6. Gunakan subfolder

Jika situs web Anda memiliki struktur hierarkis, gunakan subfolder untuk menggambarkan hubungan antara halaman-halaman tersebut. Pastikan untuk mengurutkannya dari top level domain ke turunannya. Ini akan membantu pengguna dan mesin pencari memahami URL situs Anda.

Contoh buruk: `www.contohwebsite.com/kategori/artikel`

Contoh baik: `www.contohwebsite.com/artikel/kategori`

Dengan mengikuti pedoman ini, Anda dapat menciptakan URL structure yang lebih SEO-friendly, membantu meningkatkan visibilitas dan peringkat halaman di mesin pencari serta memberikan user experience yang lebih baik.

Bagaimana Jika URL Dibuat Acak?

Membuat URL secara acak atau tidak memperhatikan prinsip-prinsip SEO dapat memiliki beberapa konsekuensi negatif.

1. Kesulitan dalam indeksasi

Mesin pencari mungkin menghadapi kesulitan dalam mengindeks halaman Anda jika URL-nya tidak jelas atau membingungkan. Ini dapat menghambat kemampuan mesin pencari untuk memahami konten halaman Anda dan memasukkannya dalam search results yang relevan.

2. Peringkat rendah

URL yang tidak ramah SEO mungkin tidak mendapatkan peringkat yang baik dalam hasil pencarian. URL yang buruk dapat memengaruhi pengalaman pengguna dan relevansi konten di mata mesin pencari.

3. Kesulitan dalam berbagi

URL yang asal-asalan atau kompleks dapat membuat sulit bagi pengguna untuk membagikan tautan ke halaman Anda. Ini dapat mengurangi potensi mendapatkan traffic organik melalui pembagian tautan.

4. Pengalaman pengguna yang buruk

URL yang tidak jelas atau membingungkan dapat memengaruhi pengalaman pengguna. Pengguna mungkin enggan mengklik atau memahami URL yang tidak deskriptif, sehingga mengurangi tingkat klik dan retensi pengunjung.

5. Duplikasi konten

Jika URL tidak diatur dengan baik, mungkin ada duplikasi konten di situs web Anda. Mesin pencari dapat menganggap halaman yang memiliki URL yang berbeda tetapi konten yang sama sebagai duplikat, yang dapat mengurangi peringkat dan mengarah pada masalah indeksasi.

6. Tidak mudah dikelola

URL yang asal-asalan atau tidak terorganisir dapat menyulitkan pengelolaan situs web. Ketika situs web berkembang atau perlu diubah, menjadi lebih rumit untuk memahami dan memodifikasi URL yang tidak teratur.

Baca Juga

Demikian artikel ini membahas cara membuat URL yang SEO-friendly, dan penjelasan mengapa struktur URL SEO-friendly sangat penting digunakan.

Ingin membuat URL yang SEO-friendly dengan fitur Shorten URL kami? Daftarkan diri Anda di sini. jangan lupa subscribe newsletter kami untuk update terkait digital marketing terkini, atau baca artikel lainnya seputar landing page contents dan web page di blog post kami.

(A.A)